I know you say you're ready to change
But I need to get it down on paper
It's in your face you're ready to blame
The first guy in line to catch the train
I'll save your seat
'Cause you don't stand for what you preach
See you with a broken string, tell me what you really mean,
Do you know what you want?
While beating up on yesterday, I was on my rollerblades
Rolling on moving on
It's time to take the time to create
'Cause you're running late the doors are closing
So tip your hat and you might get back
Whatever you need is up ahead
This train won't stop for anybody to get off
See you with a broken string tell me what you really mean
Do you know what you want?
While beating up on yesterday, I was on my rollerblades
Rolling on moving on
See you with a broken string tell me what you really mean
Do you know what you want?
Do you know, oh no
We got to run with it
It will get better
And that leaves we're stuck together
Make your mind up
Know what you need to say before you shout at me
So take your seat 'cause standing only wears out feet
See you with a broken string, tell me what you really mean
Do you know what you want?
You're beating up on yesterday, I was on my rollerblades
Rolling on, moving on
See you with a broken string, tell me what you really mean
Do you know what you want?
Beating up on yesterday, I was on my rollerblades
Rolling on, moving on
Do you know what you want?
Saturday, December 4, 2010
Garis tangan
Sebelumnya saya beritahu dulu, foto ini diambil ketika usia saya 20 tahun. Sekali lagi 20 tahun. Tapi rasanya tidak banya berubah sedari saya kecil. Inilah tangan kiri saya. Sejak lahir garis tangan saya sudah banyak dan tegas-tegas. Tapi itu tidak menandakan saya orang yang tegas sepertinya. Selain itu, telapak tangan ini seperti 'kelebihan kulit' sebab dapat di tarik-tarik. Beberapa teman yang sadar akan hal ini biasanya akan berspekulasi bahwa saya orang yang suka mencuci. Ah, itu mah reaksi yang wajar. Lebih wajar lagi jika mereka bilang saya mengingatkan mereka pada neneknya. Setelah itu mereka meminta maaf. Halah, buat saya itu sungguh tidak menyakitkan. Tidak ada manusia yang sempurna bukan. Tidak perlu meminta maaf untuk hal seperti itu kepada saya. Namun, ada pula yang suka memegang-megang tangan saya memainkannya menarik-narik kulitnya. Lucu katanya. Tidak pernah ada penyesalan untuk saya akan hal ini. Sesuatu yang diberikan olehNya ini memang seharusnya dan alhamdulillah dapat saya diterima dengan ikhlas. =D
Satu ini cerita lain lagi. Saya tidak percaya pada ramalan garis tangan. tapi dulu, waktu kelas 3 SMA, ada seorang guru pengganti mengajar di kelas. Beliau mengaku dapat meramal berdasarkan garis tangan. Beberapa teman-teman saya dilihat dan dikomentari garis tangannya. Sedangkan ketika sampai pada tangan saya ini, beliau hanya dapat berkata 'sabar ya.'. Baiklah, pak. Ternyata hanya itu yang dapat disimpulankan sang guru terhadap garis tangan saya ini. Tapi mestinya bukan hanya saya yang diberikan wejangan seperti itu karena setiap manusia patut bersabar akan masa depannya, bukan? =)
Friday, December 3, 2010
Amin
saya sedang bersedih. bersedih kebingungan. bersedih mengingat kawan. bersedih tentang sayang. semoga semua berakhir bahagia. amin.
Saya yakin! Allah punya rencana yang indah! Kalaupun hari ini berpisah. Apapun yang akan terjadi nanti maka terjadilah.
Harus tenang dan harus tegar!
Terimakasih banyak buat Allah yang telah memberikan kekuatan. mamapaparara yang selalu memberi dukungan moral. kepada temen-teman yang selalu memberikan semangat.. =) sungguh saya tidak ada apa-apanya tanpa kalian semua. Tawa dan semangat ini berkat kalian.
Saya yakin! Allah punya rencana yang indah! Kalaupun hari ini berpisah. Apapun yang akan terjadi nanti maka terjadilah.
Harus tenang dan harus tegar!
Terimakasih banyak buat Allah yang telah memberikan kekuatan. mamapaparara yang selalu memberi dukungan moral. kepada temen-teman yang selalu memberikan semangat.. =) sungguh saya tidak ada apa-apanya tanpa kalian semua. Tawa dan semangat ini berkat kalian.
Sunday, November 21, 2010
kisah tragis
ketika memasukkan puisi-puisi yang sudah bertahun-tahun saya pendam dalam kertas file. 2005, 2006, 2007, beberapa di 2008.....
tidak ada 2009.....
ingin menagis lagi rasanya...
hampir semua tulisan 2009 ku hilang ditelan virus!!
hanya tersisa cerita waktu SD sama TK yang sengaja dimasukkan dalam blog di FS...
sebal sangat!!!
teman-teman yang berkuliah di IPB harap berhati-hati jika ngprint di tukang print depan FPIK.. karena darisanalah virus saya berasal... ingat-ingat!
dan tiba-tiba teringat lagi saya dulu punya buku harian!
tapi saya buang ke tempat sampah SMP 9 Bekasi dalam plastik hitam karena malu telah dibaca mamapapa... hee.. bodoh...
tidak ada 2009.....
ingin menagis lagi rasanya...
hampir semua tulisan 2009 ku hilang ditelan virus!!
hanya tersisa cerita waktu SD sama TK yang sengaja dimasukkan dalam blog di FS...
sebal sangat!!!
teman-teman yang berkuliah di IPB harap berhati-hati jika ngprint di tukang print depan FPIK.. karena darisanalah virus saya berasal... ingat-ingat!
dan tiba-tiba teringat lagi saya dulu punya buku harian!
tapi saya buang ke tempat sampah SMP 9 Bekasi dalam plastik hitam karena malu telah dibaca mamapapa... hee.. bodoh...
Monday, November 1, 2010
Sindrom Metabolik dan Gangguan Kardiovaskular
Sindrom Metabolik yang juga disebut sindrom resistensi insulin atau sindrom X merupakan suatu kumpulan faktor-faktor risiko yang bertanggung jawab terhadap peningkatan kematian akibat penyakit kardiovaskular pada obesitas dan DM tipe 2 (Vega 2001). Sindrom metabolik adalah gangguan oleh keberadaan kondisi tertentu termasuk obesitas abdominal, hipertensi, dislipidemia, dan hiperglikemia, masing-masing yang merupakan faktor risiko independen untuk penyakit jantung (Alberti et al. 2005; Grundy et al. 2005). Terdapat kontraversi mengenai apakah sindrom metabolik memberikan risiko kardiovaskular. Akan tetapi, sindrom metabolik mempengaruhi sejumlah besar orang yang telah lanjut usia (Ford et al 2002). Sepertiga pasien yang memiliki penyakit jantung mengalami sindrom metabolik. Seseorang yang mengalami sindrom metabolik hipertensi tidak memiliki risiko kematian akibat kardiovaskular yang sangat tinggi. Namun, mereka yang memiliki sindrom metabolik dan hipertensi memiliki angka kematian 82% lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki sindrom metabolik (Mozzafarian 2008).
Salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskular yang dapat dikendalikan adalah kadar kolesterol darah yang tinggi (hiperkolesterolemia). Risiko terkena penyakit kardiovaskular meningkat bila terdapat banyak lemak dalam darah. Penurunan berat badan, diet rendah lemak, dan perubahan gaya hidup dapat menurunkan kolesterol. Kolesterol ini bersama bahan lain dapat menumpuk di pembuluh darah dan menyebabkan plak. Plak ini dapat menyebabkan penyumbatan yang berakibat terjadinya serangan jantung dan stroke. Usia, jenis kelamin, dan riwayat penyakit kardiovaskular dalam keluarga merupakan hal yang tidak mungkin diubah. Selanjutnya hanyalah bagaimana mengontrol faktor risiko yang dapat dikendalikan karena faktor risiko yang dapat dikendalikan lebih dominan berkontribusi sebagai penyebab penyakit kardiovaskular.
Sumber Pustaka:
Vega GL. Obesity, the metabolic syndrome, and cardiovascular disease. 2001. Am Heart J 142:1108-16.
Ford ES, Giles WH, Dietz WH. 2002. Prevalence of the Metabolic Syndrome Among US Adults: Findings From the Third National Health and Nutrition Examination Survey. JAMA 287:356-9.
Alberti KG et al. 2005. The metabolic syndrome—a new worldwide definition. Lancet 366:1059-62.
Grundy SM, Cleeman JI, Daniels SR, et al. 2005. Diagnosis and management of the metabolic syndrome: an American Heart Association/National Heart, Lung, and Blood Institute Scientific Statement. Circulation 112:2735.
Mozaffarian D, Kamineni A, Prineas RJ, et al. 2008. Metabolic syndrome and mortality in older adults: The Cardiovascular Health Study. Arch Intern Med 168:969-78.
Daun Teh (Camellia sinensis)
Daun Camellia sinensis dapat olahan menjadi berbagai macam jenis, yaitu teh hijau, teh hitam, teh oolong, dan teh putih. Pada dasarnya kandungan senyawa pada teh-teh tersebut sama. Akan tetapi, masing-masing teh memiliki kadar senyawa yang berbeda-beda. Misalnya, teh hijau mempunyai kafein dengan kadar yang lebih rendah dibanding teh hitam maupu teh oolong dan teh putih memiliki kandungan antioksidan yang paling tinggi diantara ketiganya. Proses pembuatan ketiga teh ini juga berbeda. Teh hitam diolah dengan cara dioksidasi dan difermentasi, sedangkan teh oolong disemifermentrasi dan disemioksidasi. Berbeda dengan kedua saudaranya yang lain, teh hijau tidak difermentasi maupun dioksidasi.
Teh mengandung berbagai senyawa antioksidan yang dapat melawan kanker. Senyawa antioksidan pada teh sepuluh kali lebih banyak dibandingkan sayuran dan buah. Kandungan polyphenol epigallocatechin gallate (EGCG) pada teh dapat menghambat pertumbuhan pembuluh darah dalam tumor, melindungi DNA dari kerusakan radikal bebas, memprogram kematian sel kanker, dan membunuh sel leukemia. Alkilamine antigens dalam teh dapat merangsang sistem imun sehingga dapat tercegah dari berbagai penyakit. Perpaduan kafein dan asam amino L-Theanine teh menstimulir gelombang otak yang dapat menurunkan kadar hormon stress dan membuat fokus. Senyawa lain yang terkandung di dalam teh adalah catechins, theaflafins, thearubigins, dan epicatechins.
Manfaat lain dari teh selain yang telah disebutkan diatas diantaranya dapat menjaga kesehatan mulut dan kulit, menghambat reaksi alergi, meningkatkan metabolisme untuk menurunkan berat badan, dan menghilangkan bau nafas. Teh sangat berguna untuk mencegah berbagai penyakit agar tidak bersarang dalam tubuh kita. Beberapa penyakit yang dapat dicegah melalui teh adalah penyakit liver kronik, kram menstruasi, osteoporosis, batu ginjal, penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe II. Selain itu, kandungan senyawa dalam teh dapat mengurangi produksi enzim acetylcholinesterase yang dapat memecah zat kimia penting dalam otak dan menghambat enzim beta-secretase yang menimbun protein yang tidak diinginkan dalam otak. Hasilnya adalah ingatan menjadi lebih kuat sehingga dapat mengurangi resiko menderita penyakit Alzheimer.
Subscribe to:
Posts (Atom)